Gyeongbokgung Palace

Long weekend akan segera tiba. Apa chingu punya rencana ke Korea untuk liburan tahun baru ini? Berhubung di Korea sedang musim dingin, jalan-jalan di dalam ruangan setelah menikmati salju di luar sepertinya cukup nyaman ya? Kenapa tidak mencoba berwisata sambil belajar sejarah dan budaya Korea dengan datang ke Gyeongbokgung Palace atau dikenal juga dengan Istana Gyeongbok.

Dibangun pada tahun 1395 di 161, Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul. Istana ini sering disebut dengan istana utara karena letaknya yang berada di sebelah utara kota Seoul. Tempat ini adalah salah satu dari 5 istana pada era dinasti Joseon, merupakan bangunan yang termegah dan terbesar. Istana ini dulunya pernah hancur saat invasi Jepang pada tahun 1592-1598, namun dibangun kembali pada kepemimpinan Heungseondaewongun pada masa pemerintahan Raja Gojong tahun 1852-1919.

Geunjeongjeon (Imperial Throne Hall)

Gyeongbokgung Palace
Ini adalah tempat pertemuan para pejabat kerajaan, tempat di mana raja mengeluarkan pernyataan, menyambut utusan asing, juga tempat penobatan keluarga kerajaan seperti diangkatnya raja baru, ratu dan sebagainya.

Gyeonghoeru (Paviliun)

Gyeongbokgung Palace

Bangunan ini terletak di samping bangunan utama yaitu Geunjeongjeon. Sangat menarik dan cantik karena Gyeonghoeru dibangun di atas pulau buatan di tengah danau dan menunjukkan ciri dari arsitektur tradisional Korea yang menggabungkan kemegahan dan kesederhanaan. Suasana yang nyaman sekaligus damai benar-benar terasa di sini.

Hyangwonjeong (Paviliun)

Gyeongbokgung Palace
Bisa dibilang ini adalah paviliun khusus untuk raja karena dibangun atas perintahnya sendiri. Tempat ini menjadi tempat bersantai dan ruang pribadi sang raja. Seperti halnya paviliun Gyeonghoeru, Hyangwonjeong juga dikelilingi kolam yang cantik dan menenangkan. Sebuah jembatan panjang dibuat untuk menghubungkan Hyangwoenjeong dengan istana.

Geoncheonggung (Istana)

Gyeongbokgung Palace
Istana ini dulunya adalah tempat tinggal raja Gojong dan istrinya ratu Myeongseong. Di tempat ini pula ratu dibunuh dengan kejam dan brutal oleh agen Jepang. Di Geoncheonggung ditempatkan benda-benda kerajaan yang dapat dinikmati para pengunjung.

Gwanghwamun dan Heungnyemun (Gerbang)

Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace
Gwanghwamun adalah gerbang utama istana yang terletak di sebelah selatan. Sedangkan Heungnyemun adalah gerbang terbesar ke dua setelah Gwanghwamun. Gwanghwamun memiliki tiga pintu, pintu tengah diperuntukkan bagi sang raja, dan dua sisanya adalah untuk para pejabat kerajaan. Lokasi gerbang ini telah berubah dari lokasi gerbang sebenarnya yang rusak parah karena perang kependudukan antara Jepang dan Korea. Heungnyemun juga sudah dibangun lagi karena gerbang aslinya sudah hancur sepenuhnya.

Baca juga: Gunung Indah Tertinggi di Daerah Seoul: Bugaksan Mountain

Gyeongbokgung Palace buka setiap hari Rabu hingga Senin dan tutup setiap hari Selasa. Kamu harus membayar sebesar 3.000 Won untuk dewasa (19-64 tahun) dan 1.500 Won untuk anak-anak (7-18 tahun). Jika datang bersama rombongan, tiket akan lebih murah. Selamat berlibur, chingu!

Fitri

9,541 total views, 9 views today

Leave a Reply