Gua baru nonton Coffee Prince, drama korea yang cukup populer di tahun 2007 (Hampir semua temen gua merekomendasikan). Kalau gua kasih bintang nilainya sekitar 3.5 dari 5. Aktingnya bagus, ceritanya lucu dan menghibur, pemainnya cantik dan ganteng, settingnya enak banget di mata, lagu-lagunya pas banget buat tiap scene, sayang alur ceritanya bertele-tele alias draggy. Gua yakin drama ini sebenarnya bisa berakhir di episode 13 kalau ceritanya nggak diulur-ulur terus. Dan banyak hal yang nggak masuk di akal (which really irritating sometimes), tapi namanya juga drama alias cerita fiksi jadi dimaklumin aja deh.

Spoiler Warning! (Jangan terus membaca kalau elo pada nggak mau tau ending drama ini)

Anyway, yang mau gua bahas adalah sikap Eun-chan (pemeran utama cewek yang diperankan Yun Eun-Hye)saat menghadapi happy ending yang sudah di depan mata. Coffee Prince yang sebenarnya bertemakan cerita cinderella (cerita cewek miskin ketemu pangeran kaya dan tampan) tiba-tiba mengangkat sebuah topik yang seolah-olah ingin membuktikan kalau drama ini bukan sekedar cerita cinderella biasa.

Pangeran Eun-chan (sori gua lupa namanya, yang pasti selalu dipanggil manajer oleh Eun-chan) yang udah berusia 30 tahun memutuskan untuk melamar sang pacar yang baru 24 tahun. Sang pangeran berjanji untuk memenuhi kebutuhan Eun-chan dan keluarganya kalau mereka sudah menikah. Kalau ini cerita dongeng pasti mereka sudah menikah dan live happily ever after. Tapi Eun-chan bukan common protagonist di cerita-cerita dongeng, dia memutuskan untuk menolak lamaran sang pangeran dan memilih untuk meraih impiannya untuk menjadi barista profesional.

Alasannya? Karena dia tidak mau bergantung pada siapapun. Almarhum ayahnya dulu berjanji untuk melindungi keluarganya namun sayangnya ayah Eun-chan meninggal sebelum kedua anaknya dewasa. Kematian ayahnya membuat Eun-chan bertekad untuk berdiri dengan kakinya sendiri tanpa menggantungkan diri pada sang pangeran. Dan untungnya sang pangeran mau mengerti, dia bersedia menunggu sang putri.

Walaupun bertele-tele tapi gua akui topik yang diangkat di akhir drama ini cukup ngena, terutama buat kaum cewek. Jangan mengandalkan siapapun, berdirilah dengan kedua kaki kita sendiri. Gua jadi inget sama temen gua yang nggak kuliah dan kabarnya sih dia bakal married tahun depan. Gua sih nggak berniat ngomong jelek tentang dia, because she is really a nice girl and a good friend, tapi gua merasa itu bukan keputusan yang terbaik buat dia. I believe she can do much more if she decided to go to college.  Tapi kalau dia udah memutuskan begitu apa boleh buat.

Yang terpenting jangan pernah menyesali apa yang udah kita putuskan, keep moving forward with smile okay?

14,057 total views, 14 views today

0 thoughts on ““Coffee Prince” Drama Review”

  1. aku jg suka s’kali ama dorama ini, walaupun mulai nontonnya pada episode 3. kalo boleh tau, di mana men-download lagu-lagu coffee prince ini?

  2. woooooooooooooooooooooooooooooooooooooow ternyata ente juga suka to sama drama coffee prince so,,me too loch……
    eke suka tuch cz critanya ntu lo konyol abis, masak si encan yang cewek ntu dikirain cwo gila ga c…..
    unfortunatelly, eke ga bisa nonton endingnya dech padahal cuma tinggal 1 hari aja tuch ga bisa lihat gara-gara sibuk nyiapin ospek nich….akibatnya ilang dech endinknya coffee prince
    huhuh….hiks…hiks….
    doain y Q bisa nton endingnya coffee prince cz eman bgt nich tinggal i episode tok kagak liat
    So segini aja komen dari aQ
    BYE..BYE…

    1. Endingnya Eun chan pergi ke luar negeri untuk belajar menjadi barista profesional, beberapa tahun kemudian dia kembali lagi ke korea dan back together with the manager 🙂

  3. wah q akui ni film mang keren banget kak,tapi pertama ku juga nggak nyangka itu yang jadi yun eun hye coz tu klo jadi cowok boleh dipertimbangkan,he3x.beda banget pas jadi putri di princess hour dia girly banget.Aku acungun dua jempol dech buat dia

  4. gue pikr critanya,..!!
    lumayan,… “nguras pikiran kalu gk sempet nonoton drama nya”.
    tapi meurut gue karakter han kyul (pangeran nya eun chan)
    ketua’an gak sih,…!!!

  5. kalau lihat coffee prince, rasanya jadi pengen meluk siapa gitu dah, sayangnya di kamar cuma ada guling dan komputer buat mutar coffe prince 😀

Leave a Reply